Ibu di Jaktim Bersyukur Putranya Tidur Nyenyak Saat Teman Tenggelam di Waduk

Sehari yang lalu, sebuah kejadian tragis terjadi di waduk Taman Embung Sejuk, Cilangkap, Jakarta Timur. Seorang bocah laki-laki tenggelam saat bermain di area tersebut. Untungnya, ia berhasil dievakuasi oleh warga sekitar setelah terjebak di dalam air selama sekitar 30 menit. Namun, saat ditemukan, kondisi bocah tersebut sangat mengkhawatirkan karena sudah mengalami kebiruan.
Kejadian yang Menggugah
Menurut keterangan dari salah satu warga setempat, Inur, bocah tersebut tenggelam pada Minggu sore sekitar jam 17.00 WIB. Diketahui bahwa sebelum kejadian, bocah ini dan teman-temannya mengajak anak Inur untuk ikut bermain di waduk. Namun, anak Inur yang masih kecil tidak bisa dibangunkan dari tidurnya. “Beruntung, anak saya tidur di warung dan tidak ikut pergi ke waduk,” ungkap Inur.
Inur menceritakan betapa mengerikannya situasi tersebut. Ia merasa bersyukur karena putranya terlelap tidur dan tidak menjadi bagian dari tragedi itu. “Alhamdulillah, anak saya tidur di warung dan tidak mendengar ajakan teman-temannya. Sekitar jam 14.00 WIB, berkali-kali saya bangunkan tapi dia tidak terbangun,” tambahnya.
Proses Evakuasi yang Dramatis
Setelah bocah tersebut tenggelam, warga sekitar langsung berinisiatif untuk melakukan evakuasi. Dengan sigap, mereka mengangkatnya dari dalam waduk dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Pada saat itu, semua orang merasa cemas menunggu kondisi bocah malang tersebut.
Kepedulian masyarakat terhadap kejadian ini sangat tinggi. Mereka berharap pemkot setempat, khususnya Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, dapat meningkatkan pengawasan dan pengamanan di area taman yang memiliki waduk. “Harapannya, pengawasan dan pengamanan waduk perlu ditingkatkan nih,” ujar Inur, yang mewakili suara warga lainnya.
Pentingnya Keselamatan di Area Bermain
Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan, terutama di tempat-tempat yang memiliki potensi bahaya seperti waduk. Tidak jarang, anak-anak yang sedang bermain menjadi tidak sadar akan risiko yang ada di sekitar mereka. Sangat penting bagi orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak saat mereka berada di area bermain, terutama yang dekat dengan air.
Beberapa Tips untuk Orang Tua
2. **Edukasi tentang Bahaya**: Ajak anak-anak berbicara tentang bahaya yang mungkin ada di sekitar mereka. Edukasi ini dapat membantu mereka lebih sadar dan berhati-hati.
3. **Fasilitas Keselamatan**: Pastikan area bermain memiliki fasilitas keselamatan yang memadai, seperti pagar atau pengawasan tambahan dari petugas.
4. **Komunikasi dengan Anak**: Selalu komunikasikan dengan anak-anak tentang pentingnya tidak bermain sendirian atau menjauh dari pengawasan orang dewasa.
Kesimpulan
Kejadian tenggelamnya bocah di waduk Cipayung merupakan pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan, terutama bagi anak-anak. Walau anak Inur beruntung karena terlelap tidur dan tidak ikut ke waduk, kita semua perlu lebih waspada dan meningkatkan pengawasan di tempat-tempat yang berpotensi berbahaya. Semoga insiden ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap keselamatan anak-anak kita. Mari kita tingkatkan kesadaran dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.




